Padang Baru – Institut Pertanian Bogor (IPB) memperkuat respons tanggap darurat bencana di Kabupaten Agam dengan mengirimkan tim khusus yang berfokus pada pelayanan kesehatan dan penyediaan bantuan logistik. Tim ini tiba dan disambut oleh Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Alam, Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Selasa (23/12).
Prioritas utama tim IPB, di bawah kepemimpinan Yuliawati Kuncoro, adalah memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat yang terkena dampak bencana, dengan perhatian khusus pada kelompok rentan seperti ibu hamil. Upaya ini mencakup skrining risiko kesehatan yang timbul akibat kondisi pascabencana serta pemberian pelayanan kesehatan secara langsung.
Selain pelayanan kesehatan, IPB juga memberikan bantuan berupa 1.000 paket nasi steril siap makan dan obat-obatan. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung kesehatan masyarakat yang saat ini berada di lokasi bencana.
Wakil Bupati Muhammad Iqbal menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh IPB. Ia menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh IPB. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami dalam masa tanggap darurat bencana.”
Iqbal juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan berbagai pihak, termasuk IPB, dalam upaya pemulihan dan penanganan dampak bencana di Agam.
Yuliawati Kuncoro menyampaikan harapan bahwa kehadiran tim IPB dapat memberikan manfaat yang signifikan serta membawa kebahagiaan dan kesehatan bagi warga Agam yang sedang menghadapi masa-masa sulit.










