Cilandak – Insanul Fahmi secara tegas menyatakan bahwa ia masih berstatus sebagai suami sah Wardatina Mawa dan Inara Rusli, meskipun rumah tangganya tengah dilanda polemik yang menyeret nama Inara Rusli sebagai pihak ketiga. Pernyataan ini disampaikan Insanul di Cilandak pada Sabtu (20/12), di mana ia sebelumnya telah membantah tuduhan perzinaan dengan Inara, sembari mengakui telah menikah secara siri.
Insanul berkomitmen akan memperjuangkan kedua rumah tangganya dan bersikap adil terkait nafkah lahir serta batin. “Kalau bisa dipertahankan, aku berjuang sampai titik darah penghabisan,” kata Insanul Fahmi.
“Paling enggak aku mengindahkan aturan syariat bahwasanya aku sebagai laki-laki, sebagai suami, aku memperjuangkan. Jadi tanggung jawab aku nanti di akhirat sudah selesai. Karena aku memperjuangkan sampai titik darah penghabisan,” lanjutnya dengan penuh percaya diri.
Bapak satu anak ini juga bersikeras dapat bersikap adil terhadap kedua istrinya, Mawa dan Inara. Ia mengaku tetap menjaga komunikasi dengan keduanya. “Aku jalani dua-duanya, alhamdulillah masih aku chat keduanya, aku perjuangin karena kan harus adil,” tegasnya.
Tak hanya itu, Insanul memastikan tidak akan lalai dalam memberikan nafkah kepada Mawa dan Inara. Ia memiliki keinginan untuk duduk bersama Mawa dan Inara guna menyelesaikan konflik yang terjadi di antara mereka.
Namun, Insanul menyinggung soal harga dirinya apabila Mawa tetap bersikukuh untuk berpisah. “Penginnya, sih, duduk bertiga kalau bisa. Tapi kalau misalnya dari sisi Mawa seperti itu (mantap cerai), saya juga enggak mau harga diri saya diinjak-injak. Yang penting, saya masih berusaha bertanggung jawab. Dua-duanya masih saya nafkahi,” ujarnya.
Terkait kondisi Inara Rusli, Insanul mengungkapkan bahwa istrinya tersebut kini jauh lebih tenang. Inara disebut memilih diam karena tidak ingin memperkeruh suasana yang ada.
Insanul memuji Inara sebagai sosok istri yang penurut dan menyerahkan seluruh keputusan kepadanya. “Dia (Inara) ikut aja mana baiknya pastinya. Cuma yang jelas dia enggak fokus ke konfliknya, tapi mungkin fokus untuk menjalankan sebagai istri yang baik,” jelas Insanul.
Kini, Insanul berharap Mawa dapat lebih tenang dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah. Ia juga meminta agar diizinkan untuk dapat bertemu dengan sang anak. “Kemarin sudah berkali-kali minta ketemu tapi enggak dikasih, enggak dibolehin. Padahal sebenarnya aku tahu pasti anak nyariin aku juga,” pungkasnya.











