Suherman Junaidi.(ist) DHARMASRAYA – Di akhir Bulan Desember 2025 ini cuaca hujan mulai menyelimuti Kabupaten Dharmasraya.

Untuk itu BPBD Dharmasraya mengingatkan masyarakat agar tetap waspada atas kemungkinan terjadi bencana.

Berdasarkan data BPBD Dharmasraya, wilayah yang rawan bencana banjir di Kecamatan Sungai Rumbai, yakni Kurnia Selatan, Kecamatan Koto Baru, yakni, Ampang Kuranji Koto, Kecamatan Koto Basar, Yakni Abai dan Bonjo.

Kemudian Kecamatan Asam Jujuhan, yakni Sinamar, Asam Jujuhan, Lubuk Besar dan Batu Kangkung, Kecamatan Koto Salak, yakni Pulau Mainan dan Koto Salak, Kecamatan Tiumang, yakni Padukuan dan Tiumang, Kecamatan Padang Laweh, yakni Padukuan dan Muaro Sopan, Kecamatan Timpeh, yakni, Tabek, Panyubarangan, Timpeh, Taratak Tinggi, Ranah Palabi dan Beringin Sakti.

Selanjutnya, Kecamatan Sitiung, yakni Siguntur, Koto Tuo, Sitiung dan Gunung Medan, Kecamatan Pulau Punjung, yakni Gunung Selasih, Sungai Kambuik, IV Koto, Sikabau dan Tebing Tinggi.

“Banjir disebabkan ketika volume air sungai meningkat melebihi kapasitas normal lantaran kiriman dari hulu sungai serta macetnya saluran air (drainase). Umumnya bajir ini meluputi perkampungan yang berdekatan dengan sungai,” terang Kalaksa BPBD Dharmasraya, Suherman Jinaidi, Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan, sementara rawan longsor di Kecamatan IX Koto, yakni Banai, Lubuk Karak, Silago dan Koto Nan Ampek Dibawuah.

” Longsor sering terjadi karena tanah yang labil, terutama saat hujan deras. Umumnya pada lereng curam atau struktur tanah yang tidak stabil, seperti tanah uruk atau batuan retak,” terangnya.

Menurut Suherman Junaidi, pihak terus melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, kenagarian, polisi dan TNI serta memberikan edukasi kepada masyarakat ketika menghadapi bencana dan sebelum terjadi bencana.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk langsung hubungi 112 atau pihak terkait ketika terjadi bencana seperti banjir, longsor dan kebakaran,” jelasnya.

Katanya, kendati Dharmasraya masih aman, namun pihaknya tetap waspada dengan menyiapkan sarana dan prasana bencana serta seluruh personil.

“Kita sama- sama berdoa memohon kepada tuhan, semoga bencana yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera cepat berlalu, dan di Dharmasraya terhindar dari semua itu,” katanya,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.