Bogor – Gelandang Timnas Indonesia U-22, Ivar Jenner, terancam absen di SEA Games 2025. Hal ini membuat pelatih Indra Sjafri khawatir karena pemain Jong Utrecht itu belum tentu mendapat izin dari klubnya.

Ajang SEA Games sendiri berada di luar kalender FIFA, yang membuat klub tidak wajib melepas pemainnya.

Ivar Jenner tampil cukup baik saat Timnas Indonesia U-22 menghadapi Mali U-22 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (15/11). Walaupun Garuda Muda menelan kekalahan, perannya di lini tengah cukup menonjol.

Pemain berusia 21 tahun itu dianggap mampu menjaga keseimbangan tim dan menjadi bagian penting yang dibutuhkan untuk SEA Games 2025. Bahkan, Indra Sjafri mempercayainya sebagai kapten tim.

Namun, kepastian Ivar Jenner untuk tampil di SEA Games 2025 masih belum jelas. “Mungkin (bisa ikut SEA Games), saya belum tahu. Kita akan lihat nanti,” ujar Ivar Jenner usai pertandingan.

Ivar Jenner mengaku ingin berpartisipasi di SEA Games 2025. Namun, sebagai pemain, keputusan akhir berada di tangan klub dan federasi.

Ia juga mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali bermain untuk Timnas Indonesia setelah absen cukup lama, termasuk pada FIFA Matchday (FMD) Oktober 2025.

“Ya, itu sangat bagus. Ini perasaan yang baik bagi saya sebagai pemain dan juga kepercayaan kepada saya sebagai pelatih, sebagai staf. Seperti yang saya katakan, saya pikir kami memiliki tim yang sangat bagus dan kami akan terus melaju,” ungkap Ivar Jenner.

“Saya cedera jadi saya tidak bisa pergi ke FMD bulan Oktober dan saya sangat senang bisa kembali ke Indonesia dan saya mencintai semua penggemar,” tambahnya.

Selain Ivar Jenner, pemain abroad lain seperti Dion Markx (Top OSS) dan Mauro Zijlstra (FC Volendam) juga menghadapi ketidakpastian serupa karena SEA Games 2025 tidak masuk dalam agenda FIFA.

PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) sedang berupaya agar ketiganya dapat memperkuat Timnas Indonesia U-22 hingga SEA Games 2025 selesai.

“Jadi sesuai surat kami, PSSI berkirim surat ke klub masing-masing mulai dari klubnya Ivar Jenner dan seterusnya yang di luar. Kami menginginkan mereka ini bisa bersama-sama sampai dengan nanti gelaran SEA Games di bulan Desember,” ujar Sumardji.

“Sehingga dengan kondisi yang ada ini mereka tetap bersatu. Kembali lagi kami menginginkan tidak hanya pada saat FIFA Matchday saja tetapi sampai dengan nanti kami melaksanakan selesai latihan ini, selesai TC, lanjut nanti sampai dengan kegiatan SEA Games,” tambahnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.