Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau akrab disapa Noel, kembali menjadi sorotan publik setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Politikus yang dikenal kerap melontarkan pernyataan kontroversial ini diduga terlibat dalam kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.
Selain Noel, KPK juga mengamankan belasan orang lainnya, termasuk pejabat eselon II Kemnaker, terkait kasus serupa yang saat ini masih dalam pengembangan.
Berikut adalah rangkuman kontroversi Immanuel Ebenezer sebelum terjerat OTT KPK:
Dilaporkan Alumni 212
Pada tahun 2019, Immanuel Ebenezer dilaporkan oleh perwakilan Alumni 212 ke polisi atas tuduhan menghina peserta aksi 212. Saat itu, Noel menjabat sebagai Ketua Umum Jokowi Mania dan dituduh menyebut kelompok tersebut sebagai “penghamba uang.”
Membela Munarman FPI dalam Kasus Terorisme
Pada tahun 2022, Noel kembali menuai kontroversi dengan menjadi saksi meringankan dalam sidang Munarman, Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) yang didakwa melakukan tindak pidana terorisme. Noel menegaskan bahwa kesaksiannya didasari keyakinan pribadi, bukan atas permintaan Munarman.
Kontroversi Kiprah Politik
Immanuel Ebenezer dikenal sebagai aktivis relawan politik yang kerap membentuk organisasi pendukung dengan embel-embel “mania.” Ia pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak usaha PT Pupuk Indonesia, sebelum dicopot pada Maret 2022 setelah menjadi saksi meringankan Munarman. Noel kemudian mendukung Prabowo Subianto dan diangkat menjadi Wamenaker setelah kemenangan Prabowo di Pilpres 2024.
Kompilasi Pernyataan Kontroversial
Sejumlah pernyataan kontroversial dilontarkan Immanuel Ebenezer saat menjabat sebagai wakil menteri, di antaranya:
* Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Noel menyatakan pemerintah belum bisa menunaikan janji penciptaan 19 juta lapangan kerja akibat kondisi perekonomian global yang tidak stabil.
* Siap Dicopot Jika Buruh Sritex di-PHK: Noel berjanji memperjuangkan nasib buruh PT Sri Rejeki Isman (Sritex) yang mengalami PHK massal dan menyatakan siap kehilangan jabatan demi membela pekerja.
* Komentar Soal #KaburAjaDulu: Menanggapi tagar #KaburAjaDulu yang muncul sebagai ekspresi keresahan publik, Noel mengatakan tidak mempermasalahkan WNI yang ingin bekerja di luar negeri, bahkan menyarankan untuk tidak kembali ke Indonesia.
* Janji kepada Pengemudi Ojek Online: Noel berjanji akan mengupayakan perubahan dalam hubungan kerja antara pengemudi ojek online agar diakui sebagai pekerja, bukan hanya mitra.












