Agam – Bantuan kemanusiaan terus mengalir bagi warga Nagari Koto Kaciak yang terdampak banjir dan galodo. Indo Jalito Peduli (IJP) menyalurkan bantuan pada Jumat (16/1) di Masjid Raya Al-Karim, sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.

Wali Nagari Koto Kaciak, Syawaldi, mengungkapkan bahwa bencana hidrometeorologi telah berdampak pada 189 warganya. “Dari lima jorong, empat di antaranya terdampak bencana hidrometeorologi,” jelasnya, merinci wilayah terdampak meliputi Jorong Balai Belo, Jorong Koto Kaciak, Jorong Pasa Rabaa, dan Jorong Kubu Ujung Pandan.

Erni Susanti, seorang warga yang rumahnya diterjang banjir bandang, menuturkan kecemasannya setiap kali hujan deras. “Setiap hujan intensitas besar, kami sekeluarga dan para tetangga sudah cemas dan was-was karena rumahnya berada dekat sungai dan perbukitan,” ujarnya. Ia menggambarkan bagaimana material banjir seperti batu besar, pasir, dan air keruh tiba-tiba masuk ke rumahnya.

Kehadiran IJP, yang dipimpin Astri Asgani, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis, Asisten Administrasi Umum, Syatria, dan Kadis Kominfo Roza Syafdefianti, memberikan harapan baru bagi Erni dan warga Koto Kaciak.

Lebih lanjut, Erni Susanti menceritakan kerusakan yang dialami rumahnya akibat banjir. “Rumah saya dimasuki air bah, sehingga karpet dan baju-baju basah semua,” ungkapnya. Selain kehilangan harta benda, ia juga berduka atas kehilangan anggota keluarga di Maninjau. “Mamak, adik, dan angku yang tinggal di Maninjau meninggal dunia,” tuturnya dengan nada sedih.

Astri Asgani menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk solidaritas IJP. “Kami datang dari Jakarta memberikan sedikit bantuan untuk saudara-saudara di Kota Kaciak. Kami berharap bantuan ini dapat mengurangi penderitaan dan kesulitan saudara-saudara di Koto Kaciak. Tetapi semangat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa IJP, yang telah berkiprah selama 26 tahun, aktif dalam kegiatan sosial dan budaya, termasuk program tahunan seperti sunatan massal, peduli bencana, dan bedah rumah.

Setelah Koto Kaciak, IJP melanjutkan kegiatan sosialnya ke Jorong Koto Tinggi, Nagari Duo Koto, dengan menyerahkan bantuan kepada 48 korban bencana. Istri Bupati Agam, Merry Benni Warlis, turut hadir dalam penyerahan bantuan di SDN 19 Koto Tinggi. Bantuan juga disalurkan kepada 70 orang di Jorong Tanjung Batuang, Nagari Duo Koto. Dewi, salah seorang penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasihnya, “Terima kasih ibu-ibu, sarungnya bisa dipakai untuk sholat tarawih.”

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.