Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan awal tahun 2026 dengan penguatan. Pada Jumat (2/1/2026) pagi, pukul 09.01 WIB, IHSG tercatat menguat 0,35% atau bertambah 30,6 poin, mencapai level 8.677,63.
Kenaikan IHSG ini didorong oleh mayoritas indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor energi memimpin penguatan tertinggi, diikuti oleh barang baku, infrastruktur, barang konsumer non primer, teknologi, transportasi, properti dan real estate, serta barang konsumer.
Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 1,07 miliar, dengan nilai transaksi sebesar Rp 642,9 miliar. Tercatat ada 337 saham yang menguat, 157 saham yang melemah, dan 192 saham yang stagnan.
Top gainers LQ45 adalah:
1. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 4,39% ke Rp 595 per saham.
2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 4,35% ke Rp 5.400 per saham.
3. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) naik 4,00% ke Rp 1.170 per saham.
Sementara itu, top losers di LQ45 adalah:
1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 1,14% ke Rp 4.320 per saham.
2. PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 1,10% ke Rp 29.175 per saham.
3. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turun 0,85% ke Rp 1.165 per saham.












