Padang Pariaman – Dampak hujan deras yang melanda Kabun Sariak Laweh, Korong Batu Calung, Nagari Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, memicu respons cepat dari Kodim 0308/Padang Pariaman. Pada Kamis (25/12), jalan di wilayah tersebut dilaporkan amblas, menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.
Komandan Kodim 0308/Padang Pariaman, Nurman Setiaji, segera meninjau lokasi kejadian setelah menerima laporan. “Di lokasi tersebut, Dandim, menemui kenyataannya. Dimana badan jalan tersebut telah amblas, akibatnya akses masyarakat terputus, apalagi kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkapnya, menggambarkan kondisi jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan yang amblas memiliki dimensi yang signifikan, dengan panjang sekitar 60 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman mencapai 20 meter. Kondisi ini mengakibatkan isolasi akses jalan bagi masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Dandim didampingi oleh Komandan Rayon Militer 08/Sungai Geringging Zamri, Walinagari Aur Malintang Selatan, perwakilan pemerintahan nagari, Bintara Pembina Desa, Wali Korong, serta Badan Musyawarah (Bamus).
Nurman Setiaji menegaskan bahwa kehadiran TNI di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan longsor susulan. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik agar akses jalan ini dapat segera ditangani, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal,” jelasnya.
Aparat kewilayahan bersama pemerintah Nagari setempat terus melakukan pemantauan dan pendataan dampak longsor, serta mengimbau masyarakat untuk menghindari area jalan yang amblas demi keselamatan.










