Agam – Hujan deras yang tak kunjung reda menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah.
Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, banjir mulai melanda sejak Selasa (25/11/2025). Banjir tersebut berpusat di Jorong Anak Air Gasing.
“Banjir merendam 18 unit rumah warga dengan ketinggian mencapai 1,5 meter,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Agam, Abdul Ghafur, Rabu (26/11/2025).
Abdul Ghafur menambahkan, banjir ini juga menyebabkan terisolasinya sekitar 50 kepala keluarga (KK). BPBD Agam saat ini terus melakukan pendataan terkait dampak banjir dan longsor yang meluas ke sejumlah wilayah lainnya.
“Kami masih terus melakukan pendataan di lapangan,” imbuhnya.
Hingga Rabu pagi (26/11/2025), wilayah Agam masih diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, sehingga dikhawatirkan banjir dan longsor susulan dapat terjadi.










