Padang – Pertandingan pekan ke-22 BRI Super League antara Semen Padang FC dan Malut United di Stadion Haji Agus Salim, menjadi ajang reuni bagi Hendri Susilo, pelatih Malut United, dengan klub yang pernah ia latih. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (20/2/2026).
Hendri Susilo, kelahiran Bukittinggi, 11 Desember 1965, sempat memimpin Semen Padang FC pada musim 2024/2025 Liga 1. Namun, masa jabatannya terbilang singkat.
Manajemen Semen Padang FC memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan Hendri setelah dianggap gagal memberikan dampak positif. Tiga kekalahan dari empat pertandingan yang dipimpinnya, membuat tim berjuluk Kabau Sirah terperosok ke zona degradasi. Hasil ini menjadi alasan utama manajemen mengakhiri kontrak dengan pelatih berlisensi A Pro AFC tersebut.
Sebaliknya, Hendri Susilo menunjukkan performa yang berbeda saat melatih Malut United pada musim 2025/2026. Dengan diperkuat pemain-pemain seperti Gustavo Franca, Ciro Alves, Tyronne Del Pino, Yakob Sayuri, dan David Da Silva, ia berhasil membawa Malut United menduduki peringkat keempat klasemen sementara dengan perolehan 40 poin.
Bahkan, Hendri sempat meraih penghargaan sebagai Coach Of The Week pada pekan pertama BRI Super League 2025/2026.
Menanggapi perbedaan dalam perjalanan karirnya, Hendri Susilo memilih untuk tidak memberikan komentar yang mendalam. Ia menekankan fokusnya saat ini adalah pada tim yang sedang dilatihnya dan menghormati mantan klubnya.
“Jangan gitu lah, kalau masalah itu lain kali saja,” ujarnya dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Semen Padang FC, Kamis (19/2/2026).











