Jakarta – Hakim Ziyech, pemain asal Maroko, kini berstatus bebas agen setelah kontraknya di Timur Tengah berakhir. Dengan usia 32 tahun, kariernya memasuki fase krusial yang menentukan masa depan.
Situasi Ziyech sebagai pemain bebas agen membuatnya tidak terikat bursa transfer, sehingga menarik minat klub-klub Eropa, terutama dari Spanyol.
Elche menjadi klub pertama yang menunjukkan minat nyata. Tim promosi LaLiga itu berharap kehadirannya dapat menambah pengalaman dan kualitas di lini serang mereka. Meski demikian, kesepakatan belum difinalisasi.
Mallorca juga tertarik dengan pemain yang berposisi sebagai playmaker ini. Klub asal Son Moix tersebut membutuhkan sosok kreatif yang bisa memperkuat permainan menyerang mereka. Keahliannya dalam bola mati diyakini akan memberikan dampak positif.
Selain Elche dan Mallorca, Sevilla turut meramaikan perburuan Ziyech. Klub asal Nervión itu tengah menghadapi masa sulit dan melihat Ziyech sebagai tambahan berpengalaman yang dapat membantu stabilisasi tim.
Sevilla menawarkan panggung yang lebih besar bagi Ziyech dibandingkan pesaing lainnya. Klub tersebut memiliki tradisi kuat di Eropa dan daya tarik prestisius, yang dapat menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusannya.
Kini, Ziyech memiliki pilihan antara Elche, Mallorca, dan Sevilla. Ketiga klub menawarkan jalur berbeda dalam fase akhir kariernya, dengan Spanyol menjadi tujuan potensial bagi sang pemain.











