Pesisir Selatan – Seorang siswa SMAN 1 Pancung Soal, Habib Burhan, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2025. Habib akan mengemban tugas mulia mengibarkan duplikat Bendera Pusaka di Istana Negara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Habib Burhan menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Pesisir Selatan yang berhasil lolos seleksi nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, mengatakan bahwa penetapan 76 nama calon Paskibraka nasional dilakukan secara objektif dan transparan. Seleksi ini melalui tahapan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat. “Verifikasi dan Pantukhir Tingkat Pusat dilaksanakan dengan penuh integritas, objektif, netral, dan bebas dari KKN,” sebut Yudian dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Terpisah, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terpilihnya Habib Burhan sebagai Calon Paskibraka Tingkat Pusat. “Ini pencapaian luar biasa. Habib telah membuktikan bahwa pelajar dari Pesisir Selatan mampu bersaing di tingkat nasional. Ia akan membawa nama daerah, orang tua, sekolah, dan seluruh masyarakat Pessel ke Istana Negara,” ujar Hendrajoni.

Hendrajoni berharap prestasi Habib menjadi inspirasi bagi generasi muda Pesisir Selatan untuk terus berjuang, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah di berbagai bidang.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Penguatan Ideologi BPIP, Rima Agristina, mengharapkan seluruh calon Paskibraka untuk mempersiapkan diri secara serius menghadapi pemusatan pelatihan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. “Persiapan fisik, mental, dan ideologi sangat penting agar tugas pengibaran bendera di Istana Merdeka dapat berjalan dengan sempurna,” ungkapnya.

Habib Burhan akan bergabung dengan puluhan pelajar terpilih dari seluruh Indonesia yang telah melewati proses seleksi ketat. Selanjutnya, ia akan mengikuti karantina serta pelatihan intensif sebagai bagian dari rangkaian persiapan menjelang upacara kenegaraan pada 17 Agustus mendatang.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.