Padang – Kebakaran melanda sebuah gudang ikan di Jalan Tanah Baroyo Nomor 32, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Senin (19/1/2026), menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp600 juta. Insiden ini memicu respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.
Menurut keterangan Kabid Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 15.40 WIB. “Unit berangkat satu menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.46 WIB,” ujarnya, menambahkan bahwa api sudah membesar di lantai dua gudang saat petugas tiba.
Proses pemadaman dihadapkan pada kendala akses jalan yang sempit dan kepadatan bangunan. Sebanyak enam unit armada dan 80 personel dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.
Rinaldi menjelaskan bahwa api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.15 WIB. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” katanya. Kebakaran menghanguskan area seluas 100 meter persegi dari gudang ikan. Petugas berhasil menyelamatkan aset di sekitar lokasi dengan nilai diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Penyebab kebakaran masih dalam tahap investigasi. Rinaldi menyampaikan apresiasi atas kerja sama berbagai instansi dalam penanganan kebakaran ini. Ia menuturkan, “Selain Damkar, penanganan di lokasi turut dibantu oleh PMI, TNI, Polri, PLN, Satpol PP, serta unsur kecamatan dan kelurahan, sehingga situasi dapat dikendalikan dengan cepat.”
Lebih lanjut, Rinaldi mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha yang memiliki gudang, untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan sistem keamanan bangunan guna mencegah kebakaran.










