Bayang Utara – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan penyelesaian pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana hidrometeorologi di Pesisir Selatan pada 10 Januari mendatang. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung lokasi pembangunan huntara di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kamis (1/1/2025), untuk memastikan target tersebut tercapai.
Fokus utama dalam pembangunan huntara ini adalah penyediaan tempat tinggal yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak. “Kita ingin masyarakat segera keluar dari kondisi darurat,” tegas Mahyeldi saat peninjauan. Ia menambahkan bahwa huntara harus dibangun dengan baik, aman, dan nyaman, sembari pemerintah menyiapkan solusi hunian yang lebih permanen.
Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan lingkungan, ketersediaan air bersih, serta kebutuhan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Menurut Mahyeldi, penyediaan huntara merupakan bagian penting dari proses pemulihan pascabencana yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Mulyandri Dt. Rajo Intan, menjelaskan bahwa total huntara yang akan dibangun berjumlah 62 unit. Saat ini, 22 unit sedang dalam tahap pembangunan, sementara 40 unit lainnya masih dalam proses pencarian lahan. “Kita menargetkan pada 10 Januari mendatang, seluruh pembangunan huntara dapat diselesaikan,” ujarnya.
Pemerintah juga merencanakan pembangunan 94 unit hunian tetap. Perbedaan jumlah ini disebabkan sebagian warga terdampak memilih mengungsi secara mandiri dan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH). Mulyandri menambahkan bahwa progres pembangunan sedikit melambat akibat faktor cuaca, namun secara umum tidak ada kendala berarti.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi oleh sejumlah pejabat Pemprov Sumbar dan Kabupaten Pesisir Selatan, termasuk Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar Medi Iswandi, Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armi, Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, Kepala Dinas Sosial Sumbar Syaifullah, Sekda Kabupaten Pesisir Selatan Zainal Arifin, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan Adi Susilo, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Mulyandri Dt. Rajo Intan.










