Solok – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur vital pasca banjir bandang yang menerjang Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok. Prioritas utama adalah pembangunan kembali akses jalan dan jembatan yang terputus akibat bencana tersebut.

Wakil Bupati Solok, Chandra, mengungkapkan bahwa kerusakan infrastruktur ini berdampak signifikan pada aktivitas masyarakat. “Bencana ini telah berdampak pada 14.966 jiwa di Kabupaten Solok,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi.

Selain akses jalan dan jembatan, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan parah pada permukiman dan lahan pertanian. Data menunjukkan 211 rumah rusak berat, 243 rusak sedang, dan 195 rusak ringan. Sektor pertanian pun tak luput dari dampak bencana, dengan 643 hektare sawah mengalami kerusakan.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang meninjau langsung lokasi bencana, menegaskan komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat hingga kondisi kembali pulih. “Kita sudah mendengar langsung aspirasi warga. Mereka membutuhkan percepatan pemulihan, dan itu sudah kita respon,” katanya.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menyerahkan bantuan senilai Rp68 juta untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di dua titik pengungsian. Mahyeldi menambahkan, “Alat berat sudah kita kerahkan dan saat ini masih bekerja di lapangan,” sebagai upaya mempercepat pembersihan material banjir. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berjanji akan terus mendampingi masyarakat dalam penanganan darurat maupun pemulihan pascabencana. “Bantuan untuk warga sudah kita serahkan, totalnya Rp68 juta untuk dua titik. Insya Allah pemerintah akan terus mendampingi masyarakat hingga kondisi kembali pulih,” imbuhnya. Di Nagari Muaro Pingai sendiri, terdapat 521 kepala keluarga terdampak, dengan 50 rumah rusak berat, satu jembatan putus, dan dua jembatan lainnya mengalami kerusakan serius.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.