Solok Selatan – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memberikan dukungan finansial untuk pengembangan fasilitas keagamaan di Kabupaten Solok Selatan. Bantuan ini diserahkan saat penutupan rangkaian kegiatan Safari Ramadan di Masjid Baiturrahman, Liki Lubuk Gadang, pada hari Sabtu, 7 Maret 2026.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan bahwa Pemprov Sumbar akan terus mendukung program pembangunan yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Bentuk dukungan tersebut berupa bantuan dana hibah Safari Ramadan sebesar Rp50 juta untuk pengembangan fasilitas Masjid Baiturrahman, serta wakaf Al-Qur’an sebanyak 40 buah.
“Sinergi yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten merupakan nikmat yang patut kita syukuri,” ujar Mahyeldi. Ia menambahkan, “Dengan kerja sama yang kuat, berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.”
Bupati Solok Selatan, Khirunnas, mengapresiasi dukungan Pemprov Sumbar terhadap berbagai program pembangunan di wilayahnya. Ia juga menyoroti program pengembangan rumah tahfiz yang telah menghasilkan ribuan hafiz Al-Qur’an.
Herdinal, pengurus Masjid Baiturrahman, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan mempercepat penyelesaian pembangunan menara masjid dan gedung Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA). “Bantuan hibah dari Pemprov Sumbar ini, InsyaAllah akan mempercepat penyelesaian pembangunan yang saat ini tengah berproses,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan pula bantuan dari Bank Nagari sebesar Rp10 juta, ASN Solok Raya sebesar Rp3 juta, RSAM Bukittinggi sebesar Rp5 juta, Dinas BMCKTR sebesar Rp1,5 juta, dan Dinas Pendidikan wilayah Solok Selatan sebesar Rp3 juta. Kunjungan ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
Mahyeldi juga menekankan pentingnya peran aktif masjid dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berilmu. “Masjid harus menjadi pusat pembinaan umat, terutama bagi generasi muda,” katanya. Ia menambahkan, “Dengan kegiatan yang aktif dan positif, masjid akan menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak dan berilmu.”











