Manchester – Manchester City meraih kemenangan dramatis 5-4 atas Fulham, namun nyaris kehilangan keunggulan empat gol. Pep Guardiola, sang pelatih, mengakui bahwa timnya hanya berusaha untuk bertahan hidup di tengah laga yang menegangkan.
Erling Haaland mencetak gol ke-100 nya di Liga Inggris dalam pertandingan tersebut. Akan tetapi, sorotan beralih pada drama yang terjadi di akhir pertandingan.
Sempat unggul 5-1, City dikejutkan dengan gol-gol dari Alex Iwobi dan dua gol dari pemain pengganti Fulham, Samuel Chukwueze. Keunggulan besar itu nyaris sirna.
“Apakah kalian menikmatinya? Saya? Mustahil,” ujar Guardiola kepada media dengan nada getir.
Ia mengakui ketidakmampuannya menjelaskan apa yang terjadi di lapangan. “Ini adalah Liga Primer, dan kalian tidak bisa mengendalikan sepenuhnya pertandingan. Saya tidak memiliki jawaban,” katanya.
Guardiola menambahkan bahwa timnya telah melakukan banyak hal luar biasa dalam pertandingan tersebut. “Kami menunjukkan kualitas kami dan mencetak gol-gol yang kami cetak. Erling sebenarnya memiliki peluang untuk mengubah skor menjadi 6-3, tetapi tidak lama kemudian, ternyata menjadi 5-4,” ujarnya.
“Ketika skor tipis itu terjadi, pertandingan hari ini hanya soal bertahan hidup. Jangan tanyakan kepada saya bagaimana caranya, para pemain juga tidak tahu. Pada akhirnya, kami yang harus menanggung tekanan ini,” pungkas Guardiola.
Kemenangan ini membuat Manchester City hanya terpaut dua poin dari Arsenal di puncak klasemen. Namun, Guardiola menyadari bahwa performa defensif timnya perlu ditingkatkan jika ingin terus bersaing meraih gelar juara.











