Padang – Generasi muda kini memegang kendali pengelolaan Pasar Banda Buek, salah satu pusat ekonomi tertua di Lubuk Kilangan. Pelantikan pengurus baru Pemuda Rayon III (PEPARATI) RW III Kelurahan Banda Buek berlangsung pada Minggu (28/9).

Pengurus baru berkomitmen menjaga ketertiban dan keamanan pasar tradisional tersebut. Mereka juga berencana menyusun program yang selaras dengan visi Pemerintah Kota Padang.

Ketua Pemuda terpilih, Syahrial, menyatakan fokus utama adalah menjaga kenyamanan Pasar Banda Buek dan memberantas praktik pungutan liar (pungli).

Pasar Banda Buek memiliki nilai sejarah penting bagi Kota Padang. Pada akhir 1945, pasar ini menjadi pusat ekonomi alternatif saat Pasar Raya Padang lumpuh akibat agresi militer Belanda.

Asisten II Setda Kota Padang, Didi Ariadi, menyoroti posisi strategis pasar sebagai gerbang Kota Padang. Ia berharap Pasar Banda Buek menjadi contoh pasar yang tertib, aman, dan nyaman bagi pengunjung.

Ketua FKPPBBS, Surya Jufri, berharap pengurus baru dapat bekerja secara profesional dalam menjaga ketertiban dan keamanan pasar.

Pasar Banda Buek ramai dikunjungi setiap hari Selasa dan Sabtu. Pasar ini diharapkan terus berkembang sebagai simbol ketahanan dan kebangkitan ekonomi masyarakat Padang.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.