Padang – Perayaan hari ulang tahun ke-7 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) diwarnai dengan aksi sosial, menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Sumatera Barat. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian GEKRAFS terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Alih-alih menggelar perayaan seremonial, GEKRAFS memilih untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak korban bencana yang saat ini tinggal di Hunian Sementara (Huntara) Limau Manis. Kehadiran penyanyi Melly Goeslaw dan presenter Raffi Achmad menambah keceriaan suasana, dengan menghibur dan bermain bersama anak-anak. Ketua Umum GEKRAFS, Kawendra Lukistian, turut mengundang sejumlah tokoh penting, termasuk anggota DPR RI Andre Rosiade, Wakil Menteri UMKM Helvi Moriza, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Suryanta, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, serta unsur Dewan Penyantun, Dewan Pakar, Dewan Penasehat, Dewan Pembina, pengurus dan anggota DPW GEKRAFS Sumatera Barat.

Kehadiran para tokoh dan artis tersebut disambut antusias oleh anak-anak dan orang tua mereka. Mereka larut dalam kegembiraan, bernyanyi dan bercanda bersama Melly Goeslaw. Bahkan, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy turut menyumbangkan suara dalam sebuah duet. Kedatangan Raffi Ahmad juga memicu antusiasme, terutama dari para ibu dan pemudi yang berkesempatan untuk berfoto bersama.

Selain memberikan hiburan, GEKRAFS juga menyiapkan agenda bantuan yang berfokus pada kebutuhan mendesak warga, termasuk peletakan batu pertama pembangunan masjid dan penyerahan bantuan secara simbolis.

Kawendra Lukistian menegaskan bahwa perayaan HUT GEKRAFS tahun 2026 ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar perayaan. “GEKRAFS ikut prihatin dengan musibah bencana di Sumatera. Karenan itu, GEKRAFS tidak ingin memperingati HUT kali ini hanya dengan seremoni. Kami ingin hadir bersama masyarakat, merasakan yang mereka rasakan, dan mengambil bagian untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang baru pulih dari bencana,” ungkapnya.

Vasco Ruseimy menyampaikan apresiasinya atas inisiatif GEKRAFS yang langsung terjun ke Huntara Limau Manis. “Saya merasa Bangga sekaligus mengucapkan terima kasih atas kepedulian teman-teman GEKRAFS. Kehadiran seperti ini sangat berarti, karena bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat dan harapan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Relawan Nusantara, Batulicin69, KAI, SIG, Saratoga, WO Casual, Scarf Media, Biofarma, Ciomy, Masjid Nusantara, BRI, Patra Niaga, Wings Group, WLOV Yanti Adeni, Kinderkloud, Tazbiya, Rendang Katuju, Pekerja Seni, Sarung Mangga, Dua Kelinci, HK Aston, Garuda Travel, Banomkepos DPP, DPW Gekrafs Sumbar, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Ketua pelaksana kegiatan, Octaviani Putri Pertiwi, menjelaskan bahwa perayaan HUT GEKRAFS ke-7 di lokasi pengungsian memiliki makna simbolis. Logo ulang tahun ke-7 dirancang untuk merefleksikan semangat kebersamaan dan keberagaman ekosistem kreatif Indonesia. Angka “7” melambangkan kematangan dan keberlanjutan GEKRAFS, sementara ikon-ikon di dalamnya mewakili subsektor ekonomi kreatif. Ilustrasi jabat tangan menekankan nilai gotong royong dan solidaritas.

“GEKRAFS turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan ekonomi kreatif dan para kolaborator, serta menegaskan komitmen untuk terus menguatkan ekosistem ekonomi kreatif sebagai masa depan Indonesia,” kata Octaviani.

Rangkaian acara pada Kamis, 22 Januari 2026, juga diisi dengan doa bersama untuk kebangkitan dan pemulihan ekonomi masyarakat, serta ditutup dengan tradisi makan balanjuang.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.