Padang Panjang – Akses di kawasan Jembatan Kembar yang sempat terputus total akibat material galodo, kini mulai teratasi berkat upaya pembersihan intensif yang dilakukan tim gabungan. Kendati demikian, jalur tersebut masih belum dibuka untuk umum demi alasan keselamatan, meski sudah dapat dilalui oleh kendaraan operasional.

Dengan akses yang mulai memungkinkan, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis melanjutkan peninjauan ke kawasan Mega Mendung, titik terdampak galodo berikutnya. Setibanya di lokasi, Hendri Arnis memantau proses evakuasi dua jenazah korban yang tertimbun material galodo, Minggu (30/11/2025). Turut mendampingi Kapolres, AKBP Kartyana Widiarso Wardoyo Putro, Dandim 0307/TD Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, serta Wakil Ketua DPRD, Mardiansyah.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan. Satu korban terjepit batang kayu besar, sementara korban lainnya hanya terlihat bagian kakinya saja. Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati karena derasnya aliran sungai.

Tim gabungan telah bekerja sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.56 WIB, kemarin, saat korban ditemukan. Namun, evakuasi terpaksa dihentikan sementara karena debit air terus meningkat. Tenaga tambahan juga dibutuhkan untuk memaksimalkan upaya pencarian. Evakuasi akan dilanjutkan kembali jika kondisi memungkinkan.

Hendri Arnis menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut. “Kita berupaya semaksimal mungkin agar proses evakuasi berlangsung aman dan korban dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga. Kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya dan memohon doa dari seluruh masyarakat,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Di kawasan Mega Mendung, kondisi jalan terlihat amblas dan putus total akibat terjangan galodo. Alat berat telah dikerahkan untuk melakukan perbaikan dan membuka kembali akses jalan.

Sejauh ini, dilaporkan sudah 20 korban ditemukan akibat bencana yang terjadi di dekat perbatasan Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar tersebut.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.