Padang Panjang – Hantaman galodo yang menerjang kawasan perbatasan Padang-Padang Panjang, tepatnya di sekitar Jembatan Kembar, Silaing, Padang Panjang, Kamis (27/11) sekitar pukul 11.52 WIB, menyebabkan akses lintas Padang-Padang Panjang terputus. Luapan deras air sungai yang melintas di wilayah tersebut menjadi penyebab utama kejadian ini.
Menurut personel Ditlantas Polda Sumbar yang bertugas di lokasi, material galodo datang secara tiba-tiba dan langsung menutup badan jalan dengan lumpur, kayu, dan bebatuan. Akibatnya, arus lalu lintas tidak dapat melintas sama sekali.
“Situasi di Jembatan Kembar saat ini tidak kondusif. Air meluap dan membawa material cukup besar. Akses Padang–Padang Panjang untuk sementara ditutup,” ujar salah seorang personel kepolisian di lokasi kejadian, Kamis (27/11).
Petugas menduga adanya korban yang terbawa arus sungai. Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pengecekan dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Masyarakat yang hendak melintasi kawasan Padang–Padang Panjang diimbau untuk menunda perjalanan sampai situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Petugas kepolisian bersama BPBD dan relawan telah berada di lapangan untuk melakukan pengamanan, evakuasi, serta penanganan awal material galodo. Masyarakat juga diminta untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah Sumatera Barat.










