Serang – Forum Wartawan Parlemen (FWP) Sumatera Barat melakukan studi tiru ke DPRD Provinsi Banten pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan tujuan mempererat kemitraan strategis antara media dan lembaga legislatif. Fokus utama kunjungan ini adalah meningkatkan sinergi dalam penyebaran informasi publik.

Rombongan FWP Sumbar yang terdiri dari 19 wartawan dari berbagai platform media, baik cetak, daring, maupun elektronik, turut didampingi oleh staf Humas DPRD Sumbar, termasuk Arnelly Amran, Ida Wulansari, dan Supriyadi.

Ibud Sihabudin, Kepala Bagian Persidangan, Aspirasi dan Humas DPRD Provinsi Banten, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyoroti pentingnya hubungan yang baik dengan media. Ia menyatakan, “Memang menjalin hubungan dengan wartawan di Provinsi Banten pada tahun pertama saya cukup sulit. Namun setelah delapan tahun menjalani, Alhamdulillah hubungannya dekat dan erat.”

Menurutnya, media memainkan peran penting dalam menyampaikan informasi dari sekretariat dan anggota dewan kepada masyarakat. Keterbukaan informasi ini, menurutnya, dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

Ketua FWP Sumbar, Novrianto, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh DPRD Banten. Ia mengatakan bahwa kunjungan ini memberikan wawasan baru, terutama terkait pola kerja sama dan dukungan kelembagaan terhadap media. “Terima kasih kepada seluruh pihak Sekretariat DPRD Banten. Alhamdulillah kami disambut dan dijamu dengan baik untuk belajar ke sini,” ujarnya.

Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah adanya alokasi anggaran untuk media dalam mengawal kegiatan reses anggota dewan di Banten. Novrianto mengungkapkan, “Kami juga baru mengetahui adanya dana reses untuk teman-teman media dalam mengawal anggota dewan di Banten yang dianggarkan sekitar Rp1 miliar.”

Ia menambahkan bahwa alokasi anggaran tersebut mencerminkan komitmen lembaga dalam memastikan dokumentasi dan publikasi kegiatan reses secara luas. “Anggaran itu tentu bukan sekadar angka, tetapi bentuk komitmen lembaga dalam memastikan setiap kegiatan reses terdokumentasi, terpublikasi, dan sampai informasinya kepada masyarakat secara luas, tentu kita akan coba jadikan referensi di DPRD Sumbar,” jelasnya.

Novrianto berharap, model dukungan anggaran ini dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam membangun kemitraan yang profesional dan transparan. Ia menambahkan, “Dengan dukungan anggaran yang jelas dan terukur, hubungan antara sekretariat dewan dan media bisa berjalan lebih tertata. Wartawan dapat bekerja optimal dalam mengawal kegiatan anggota dewan di lapangan, sementara publik memperoleh informasi yang utuh dan berimbang. Ini tentu menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Sumatera Barat.”

Kunjungan diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari perwakilan DPRD Sumbar kepada DPRD Provinsi Banten sebagai simbol silaturahmi dan penguatan kerja sama antarlembaga.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.