Padang – Pemerintah Kota Padang menerima dukungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) dalam upaya peningkatan kesadaran kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) melalui program edukasi pada Rabu, 5 Juni 2024. Kegiatan bertajuk “Sehat Jiwa Bebas Napza: Edukasi dan Intervensi Dini untuk Anak Remaja” ini menyasar anak remaja dan masyarakat umum melalui sesi penyuluhan, serta memberikan bantuan kepada panti asuhan di wilayah setempat. Berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda, Babinsa, Tim Penggerak PKK, serta aparat RT dan RW, turut serta dalam kolaborasi ini untuk memperkuat pesan yang disampaikan dalam penyuluhan.

Dekan FK Unand, Sukri Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin fakultas untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat. Ia menyebut bahwa ini adalah bentuk kontribusi FK Unand dalam mendukung program Pemerintah Kota Padang, khususnya yang digagas oleh Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir.

Sukri juga menekankan pentingnya edukasi sejak usia muda dalam membentuk perilaku sehat dan agar mahasiswa kedokteran memahami kondisi sosial serta kebutuhan kesehatan masyarakat secara nyata. Ia menambahkan bahwa FK Unand menjalankan program serupa di hampir seluruh kecamatan di Kota Padang sebagai bagian dari tanggung jawab institusi pendidikan terhadap pembangunan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Sri Kurnia Yati, menyatakan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Sri Kurnia Yati menilai bahwa kehadiran narasumber nasional, seperti Siti Farida dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, memberikan nilai tambah dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang kesehatan jiwa dan bahaya Napza. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menyasar lebih banyak lapisan masyarakat.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.