Sungai Garinggiang – Pemuda Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Faisal Tanjung, menyatakan kesiapannya untuk meramaikan kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak yang akan digelar pada tahun 2026 mendatang. Fokus utama yang diusung adalah pemberdayaan generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan nagari.

Faisal Tanjung, pada Minggu (18/01/2026), mengungkapkan bahwa keputusannya didasari oleh keinginan untuk mengabdi dan membawa perubahan positif bagi kampung halamannya. “Niat saya sederhana, ingin mengabdi dan membawa perubahan nyata bagi kampung halaman sendiri,” ujarnya, seraya menegaskan komitmennya untuk berkontribusi di tanah kelahirannya.

Menurutnya, masa depan nagari terletak pada peran aktif anak muda. “Masa depan nagari tidak terletak pada mereka yang pergi meninggalkannya, tetapi pada anak muda yang pulang membawa perubahan,” imbuhnya, menekankan bahwa inovasi dapat tumbuh subur di desa jika pemuda mampu mengolah potensi lokal menjadi nilai yang mendunia.

Faisal menegaskan bahwa motivasinya maju dalam Pilwana adalah panggilan hati untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukan ambisi pribadi. Ia menilai bahwa nagari membutuhkan pemimpin yang responsif, turun langsung ke lapangan, dan memahami permasalahan masyarakat. “Banyak potensi nagari yang belum tergarap maksimal. Saya ingin memastikan setiap persoalan masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga dicarikan solusi nyata,” tuturnya.

Ia menekankan pentingnya kebersamaan, gotong royong, dan keterbukaan dalam membangun nagari. Faisal berjanji akan mewujudkan tata kelola pemerintahan nagari yang transparan, inovatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. “Saya percaya perubahan hanya akan terjadi jika kita bergerak bersama,” katanya.

Dalam hal pelayanan publik, Faisal berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan efisien. “Pelayanan harus mudah diakses. Lembaga-lembaga nagari harus benar-benar hadir. Jangan sampai masyarakat kesulitan hanya untuk mengurus dokumen atau bantuan. Prinsip saya jelas: mempermudah, bukan mempersulit,” tegasnya.

Faisal memberikan perhatian khusus pada pemberdayaan generasi muda. “Generasi muda adalah aset terbesar nagari. Jika diberi ruang dan kesempatan, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu akan melahirkan banyak inovasi dan potensi baru yang selama ini terpendam,” tambahnya. Ia berencana membuka lebih banyak ruang kreativitas, memfasilitasi kegiatan kepemudaan, serta memperluas akses pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi anak muda.

Dengan motto “MBG: Muda BerGerak, Pengabdian dari Jiwa yang Terpanggil,” Faisal Tanjung bertekad membawa Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu menuju pembangunan yang lebih baik di berbagai bidang. “Perubahan bukan sekadar slogan. Perubahan harus dibuktikan dengan kerja nyata,” pungkasnya. Ia berharap masyarakat dapat merasakan dampak positif dari perubahan yang ia perjuangkan. “Harapan saya sederhana, kelak masyarakat bisa merasakan dan mengatakan bahwa perubahan itu benar-benar ada, Khoirunnas anfa’uhum linnas.”

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.