Padang – Upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Sumatera Barat mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPRD setempat. Evi Yandri Rajo Budiman, dalam kegiatan safari Ramadhan di Masjid Jabal Nur, Seberang Padang, Kota Padang, Selasa (24/2) malam, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam merehabilitasi para penyalahguna narkoba.

Menurutnya, rehabilitasi merupakan langkah penting yang tidak boleh diabaikan. “Pada momen safari ramadhan ini saya mengajak masyarakat, kalau ada dunasanak atau anak, keluarga, kenalan yang menggunakan narkoba bawalah mereka untuk direhabilitasi,” ungkapnya. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak merasa malu untuk merehabilitasi anggota keluarga yang terjerat narkoba. Rehabilitasi, menurutnya, adalah cara efektif untuk membantu individu lepas dari narkoba dan menekan angka penyalahgunaan di Sumatera Barat.

Selain itu, Evi Yandri memperkenalkan Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI), sebuah yayasan rehabilitasi yang didirikannya sejak 2014. “Jadi bisa bapak ibu kalau ada yang mau direhabilitasi kabarkan ke ambo,” ujarnya.

Selain fokus pada rehabilitasi narkoba, Evi Yandri juga mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid dan mendorong anak-anak untuk lebih dekat dengan masjid. Ia menyampaikan keprihatinannya atas kondisi masjid yang sepi dan mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan anak-anak yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai di rumah. “Mari kita ubah ini, ajarkan anak-anak dekat dengan masjid, biar itu menjadi pondasi agar jauh dari hal negatif, salah satunya narkoba,” paparnya.

YPJI juga memberikan perhatian pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Evi Yandri menyampaikan program yang ingin dicapainya bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, yaitu mewujudkan zero pasung di Sumatera Barat. Ia menjelaskan, “Sudah banyak yang kami jemput dari berbagai kabupaten kota. Ada yang dirantai sudah belasan hingga puluhan tahun. Ada yang masih anak anak sudah dirantai. Jadi kalau bapak ibu ada tahu di lingkungan tempat tinggal orang dirantai, boleh hubungi YPJI. Dirantai itu bukan tindakan manusiawi , ODGJ harus diobati, bukan dirantai.”

Dalam kegiatan tersebut, Evi Yandri menyerahkan bantuan senilai Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk Masjid Jabal Nur. Ia juga memberikan hadiah kepada jamaah yang bisa menjawab kuis dengan benar, serta memberikan sembako kepada keluarga yang hadir lengkap di masjid. “Ini tujuan saya agar anak-anak semangat datang ke masjid. Termasuk pula agar orangtua rajin ke masjid dengan membawa anak-anaknya. Mari kita ramaikan masjid di bulan Ramadan dan di bulan-bulan lainnya sepanjang tahun,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.