Jakarta – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan proses penentuan calon pelatih Timnas Indonesia masih berlangsung dan belum mengerucut pada satu nama. Seleksi akan melibatkan wawancara oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

“Belum. Nanti ada prosesnya,” ujar Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/11).

Erick menekankan penentuan pelatih tidak perlu terburu-buru karena agenda timnas terdekat baru akan berlangsung pada Maret tahun depan. “Kita tidak perlu buru-buru karena memang kan yang namanya ke depan itu nanti baru bulan Maret,” jelasnya.

Ia juga menampik adanya kandidat kuat saat ini, termasuk spekulasi mengenai Giovanni Van Bronckhorst. “Belum,” tegasnya.

Terkait kabar kedatangan mantan pelatih tim nasional Uzbekistan, Timur Kapadze, ke Indonesia, Erick mengaku belum berkomunikasi dengan yang bersangkutan. “Ke saya enggak ada (komunikasi),” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi meminta publik bersabar terkait pengumuman pelatih kepala Timnas Indonesia yang baru, setelah pemecatan Patrick Kluivert bulan lalu. Yunus meminta kesempatan untuk mendalami lima nama kandidat yang telah diperoleh.

“PSSI saat ini sementara memproses lima calon pelatih timnas senior. Berikan kesempatan kepada kami untuk menggodok itu,” kata Yunus dalam jumpa pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis (20/11).

“Beberapa hal menjadi pertimbangan karena belum ada kepastian dari kelima ini siapa yang kita pilih,” imbuhnya. Yunus juga meminta pengertian publik terkait kerahasiaan identitas kelima kandidat tersebut.

Rumor di media sosial sebelumnya menyebutkan mantan pelatih timnas Irak, Jesus Casas, dan Timur Kapadze sebagai kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.