Padang – Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jati, Kecamatan Padang Timur, Senin (26/1/2026), memicu imbauan kewaspadaan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Insiden tersebut mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Rinaldi, Kepala Bidang Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 12.51 WIB. “Unit tiba di lokasi pada pukul 12.54 WIB dan api berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 13.30 WIB,” ujarnya.
Api melahap empat petak bangunan, termasuk tiga unit rumah dan satu rumah makan Ampera yang berlokasi di Jalan Jati Adabiah Nomor 43, Kelurahan Jati. Menurut saksi mata, api diduga berasal dari salah satu rumah sebelum merambat ke bangunan sekitarnya. “Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” kata Rinaldi.
Sebanyak lima unit armada dengan dukungan 75 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman menghadapi tantangan karena lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk, pertokoan, dan jalur lalu lintas utama.
Rinaldi menjelaskan bahwa area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 750 meter persegi, dan sebanyak 10 orang dari empat kepala keluarga terkena dampak. Meskipun demikian, tidak ada warga yang dilaporkan mengungsi.
“Petugas juga berhasil menyelamatkan aset di sekitar lokasi dengan nilai taksiran mencapai Rp2 miliar, sehingga api tidak meluas ke tujuh bangunan lain yang berpotensi terdampak,” imbuhnya.
Menyikapi kejadian ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk, serta segera menghubungi layanan darurat jika menemukan indikasi kebakaran.











