Agam – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan dukungan moril dan materiil kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Agam yang terdampak bencana alam. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Penasihat DWP Kemendagri, Yane Ardian Bima Arya.
Sebanyak 66 paket bantuan disalurkan pada hari Senin, meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan ibadah, kompor, serta uang tunai dengan nilai total Rp66 juta. Yane Ardian Bima Arya menjelaskan bahwa bantuan ini secara khusus ditujukan untuk membantu ASN yang terkena dampak langsung bencana di Kabupaten Agam. Ia menyatakan, “Bantuan ini kami arahkan khusus terhadap ASN yang terdampak langsung di Kabupaten Agam, dengan harapan dapat membantu meringankan beban mereka.”
Lebih lanjut, Yane Ardian Bima Arya mengharapkan agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang signifikan dan meringankan beban para penerima, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Sebelum penyaluran bantuan, DWP Kemendagri telah melakukan koordinasi dengan DWP Provinsi Sumatera Barat dan DWP Kabupaten Agam untuk memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran.
Harneli Mahyeldi, Penasihat DWP Provinsi Sumatera Barat, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh DWP Kemendagri terhadap ASN di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Agam. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian DWP Kemendagri. Bantuan ini menjadi penyemangat dan penguat bagi ASN terdampak bencana di Kabupaten Agam dalam proses pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Maya Primasari Iqbal, Penasihat DWP Kabupaten Agam, juga menyampaikan rasa terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Agam dan para penerima manfaat. Ia menuturkan, “Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam dan para penerima manfaat, kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Ini sangat berarti bagi ASN kami yang terdampak bencana.”
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Detta Maulin Vasco, Ketua DWP Provinsi Sumatera Barat, Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan Nana Safriati Safrizal, serta para ASN penerima manfaat.










