Padang – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat kembali mengumumkan perkembangan terbaru terkait penanganan korban bencana, Jumat (5/12/2025). Data terbaru menunjukkan jumlah korban meninggal dunia terus bertambah.
“Hingga pukul 08.00 WIB, total korban meninggal dunia yang berhasil dicatat mencapai 210 orang,” ujar sumber dari Tim DVI Polda Sumbar. Dari jumlah tersebut, lanjutnya, 184 korban telah berhasil diidentifikasi, sementara 26 lainnya masih dalam proses identifikasi.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Posko DVI, berikut rincian data per posko:
* Posko DVI Padang (DVI Polresta + RSUD Rasidin) mencatat 5 korban meninggal, seluruhnya telah teridentifikasi dengan rincian 3 laki-laki dan 2 perempuan.
* RS Bhayangkara TK III Padang melaporkan 61 korban meninggal. Sebanyak 36 orang (24 laki-laki, 12 perempuan) berhasil diidentifikasi, sementara 25 orang (13 laki-laki, 8 perempuan) masih belum teridentifikasi. Selain itu, terdapat laporan penemuan potongan tubuh berupa paha (1), tungkai bawah (1), dan kaki kanan (2).
* Posko DVI Agam mencatat 111 korban meninggal. Dari jumlah tersebut, 110 orang (47 laki-laki, 63 perempuan) berhasil diidentifikasi, sementara 1 perempuan masih belum teridentifikasi.
* Posko DVI Pasaman Barat melaporkan 3 korban meninggal, seluruhnya laki-laki dan telah teridentifikasi.
* Posko DVI Bukittinggi mencatat 14 korban meninggal, seluruhnya telah teridentifikasi dengan rincian 7 laki-laki dan 7 perempuan.
* Posko DVI Padang Panjang melaporkan 16 korban meninggal, seluruhnya telah teridentifikasi dengan rincian 9 laki-laki dan 7 perempuan.
* Posko DVI Solok Kota tidak menerima laporan adanya korban meninggal.
Selain korban meninggal, Tim DVI juga mencatat data korban hilang dan korban yang sedang dirawat. “Total korban hilang hingga saat ini mencapai 214 orang, terdiri dari 97 laki-laki dan 117 perempuan,” imbuh sumber tersebut. Sementara itu, 22 orang dilaporkan masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, dengan rincian:
* RSUD Agam: 18 orang (7 laki-laki, 11 perempuan)
* RSUD Padang Panjang: 1 orang (1 laki-laki)
* RSUD Rasidin Padang: 2 orang (1 laki-laki, 1 perempuan)
* RSUD Kota Solok: 1 orang (1 laki-laki)










