Pasaman – Pemerintah Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, telah menuntaskan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2025, dengan harapan dapat menjadi stimulus positif bagi masyarakat. Sebanyak 54 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tahap akhir pada Rabu (10/12).
Wali Nagari Durian Tinggi, Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup periode Oktober hingga Desember 2025. “Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang disalurkan periode Oktober sampai Desember 2025 kepada 54 keluarga penerima manfaat (KPM) yakni sebesar Rp. 900 000,- rupiah untuk tiga bulan,” ungkapnya.
Pihaknya juga menekankan pentingnya pemanfaatan dana tersebut secara bijaksana oleh para penerima. Ia mengimbau agar dana BLT diutamakan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. “Kepada para penerima agar menggunakan dana tersebut secara bijak dan optimal, terutama untuk keperluan mendasar, seperti pangan, sandang, dan kebutuhan keluarga lainnya,” imbaunya.
Lebih lanjut, Hendra Gunawan menyinggung kemungkinan adanya perubahan alokasi Dana Desa pada tahun 2026 mendatang. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan upaya efisiensi anggaran yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 108/PMK/2024. “Kemungkinan tahun 2026 mendatang, ada pengurangan dana desa dari efisiensi angaran sesuai dalam Pasal 20 ayat 7 Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 108/PMK/2024,” jelasnya.
Prioritas penerima BLT Dana Desa adalah keluarga miskin yang terdata dalam desil 1 data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Namun, apabila data tersebut tidak tersedia, pemerintah nagari dapat menetapkan penerima dari keluarga yang terdaftar dalam desil 2 hingga desil 4.
Penyaluran BLT DD ini merupakan perwujudan komitmen Pemerintah Nagari Durian Tinggi dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. “Semoga bantuan ini dapat menjadi stimulus positif bagi masyarakat untuk lebih siap menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” pungkas Hendra Gunawan.










