Padang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat menyoroti perlunya optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat pendidikan agama dan sosial, terutama di kalangan generasi muda. Hal ini mengemuka saat kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan di Masjid Al Barkah Sungai Lareh, Kota Padang, pada Senin (23/2).
Menurut keterangan, pembangunan infrastruktur keagamaan yang masif di Sumatera Barat, hingga ke pelosok desa, harus sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Pembangunan masjid dan musala di berbagai daerah di Sumatera Barat berkembang cukup pesat dan bahkan berdiri megah hingga ke pelosok nagari,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan keagamaan di masjid, tidak hanya selama bulan Ramadan. “Di luar bulan Ramadan, jumlah jamaah laki-laki yang melaksanakan salat berjamaah masih perlu terus didorong agar semakin meningkat,” katanya.
Safari Ramadan dipandang sebagai sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan pemahaman agama. “Melalui kegiatan Safari Ramadan, pihaknya memanfaatkan momentum meningkatnya kehadiran masyarakat di masjid untuk memperkuat edukasi sosial dan keagamaan,” jelasnya.
Momentum Ramadan, dengan meningkatnya kehadiran masyarakat di masjid, dinilai sebagai kesempatan emas untuk menyampaikan pesan-pesan pembinaan. “Ramadan menjadi waktu yang tepat karena masyarakat, termasuk pelajar dan generasi muda, lebih banyak berkumpul di masjid sehingga pesan-pesan pembinaan dapat tersampaikan dengan lebih optimal,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, bantuan sebesar Rp50 juta diserahkan untuk mendukung pembangunan Masjid Al Barkah.










