Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam berfokus pada pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana banjir bandang dan galodo. Upaya ini diwujudkan melalui audiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia, Selasa (27/1/2026), guna menyampaikan aspirasi terkait sektor ketenagakerjaan.

Delegasi DPRD Agam yang terdiri dari Novi Irwan, Alfian, Nesi Harmita, Rahmad Rifai Koto, Syahrial, Jondra Marjaya, dan Novia Novel, diterima langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, beserta jajaran direktur jenderal dan staf ahli menteri.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Agam mengapresiasi respons cepat Kemenaker RI sejak masa tanggap darurat hingga fase transisi pemulihan pasca bencana. Diskusi intensif dilakukan untuk membahas strategi pemulihan sektor ketenagakerjaan sebagai kunci utama dalam membangkitkan kembali perekonomian masyarakat yang terdampak.

Novi Irwan menyampaikan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana harus mencakup program ketenagakerjaan. “Kami berharap rehab dan rekonstruksi tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga program ketenagakerjaan,” ungkapnya. Ia menambahkan, dukungan melalui program padat karya, tenaga kerja mandiri, pelatihan life skill, serta program prioritas lainnya sangat dibutuhkan untuk memulihkan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran di Agam.

Para anggota DPRD Agam secara bergantian memaparkan kondisi terkini di daerah pasca bencana, termasuk aspirasi masyarakat terkait kebutuhan lapangan kerja dan penguatan ekonomi lokal.

Menanggapi hal tersebut, Afriansyah Noor menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di wilayah terdampak bencana dengan semangat Sumatera Bangkit.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.