Batusangkar – Panitia Kerja (Panja) Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI menyoroti potensi cagar budaya di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Sorotan ini muncul dalam kunjungan kerja untuk menggali informasi terkait tata kelola, pemanfaatan, dan zonasi cagar budaya.

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyambut baik kunjungan Panja DPR RI. Ia berharap kunjungan ini menjadi momentum untuk menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pelestarian cagar budaya.

“Ini menjadi angin segar bagi kami di Tanah Datar,” kata Ahmad Fadly saat menerima rombongan di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III, Pagaruyung.

Tanah Datar memiliki 68 titik cagar budaya yang tercatat di BPK Wilayah III Sumatera Barat. Pemerintah daerah berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih untuk mengembangkan potensi wisata cagar budaya.

Ketua Tim Kunker Panja, Kurniasih Mufidayati, menyatakan Panja memiliki fungsi pengawasan terkait implementasi tata kelola cagar budaya. Pihaknya akan membawa masukan dari kunjungan ini ke pimpinan dan kementerian terkait.

Kepala BPK Wilayah III Sumbar, Nurmatias, mengapresiasi kunjungan Panja. Ia berharap pertemuan ini dapat memicu perubahan langkah untuk melestarikan cagar budaya di Tanah Datar.

Diskusi antara Panja, pemerintah daerah, tokoh adat, budayawan, dan pemerhati pariwisata juga dilakukan untuk menjaring masukan terkait pelestarian cagar budaya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.