Madrid – DORNA Sports mengakui adanya kesenjangan signifikan antara kelas Moto3 dan Moto2 dalam Kejuaraan Dunia MotoGP saat ini. Untuk mengatasi hal tersebut, Dorna menegaskan akan ada pengumuman penting mengenai masa depan Moto3 sebelum akhir tahun ini.

Chief Sporting Officer Dorna, Carlos Ezpeleta, menyatakan bahwa perubahan ini diharapkan dapat menciptakan jalur yang lebih mulus bagi pembalap muda menuju kelas Moto2. Menurutnya, Moto3 sangat membutuhkan evolusi setelah lebih dari satu dekade tidak mengalami revisi besar sejak menggantikan kelas 125cc pada tahun 2012.

Ezpeleta menambahkan, kenaikan batas usia minimum pembalap dan postur tubuh atlet muda yang kini semakin tinggi menjadi faktor penting yang mengharuskan Moto3 beradaptasi. “Bukan rahasia kalau kami sudah cukup lama melihat kemungkinan perubahan di Moto3,” ujar Ezpeleta.

Ezpeleta menilai kesenjangan performa antara Moto2 ke MotoGP saat ini sudah ideal. Namun, ia mengakui transisi dari Moto3 ke Moto2 masih terbilang sulit, dengan jarak yang “terlalu besar.”

Beberapa rencana perubahan yang sedang dibahas mencakup kemungkinan menjadikan Moto3 sebagai kejuaraan dengan spesifikasi tunggal mulai musim 2027. Yamaha disebut-sebut berpotensi memasok mesin yang akan dipadukan dengan sasis buatan Kalex. Langkah ini diharapkan dapat menekan biaya sekaligus menyelaraskan format dengan Moto2 yang juga tidak sepenuhnya menggunakan prototipe.

Dorna Sports juga berkomitmen untuk terus berinvestasi pada kelas-kelas pendukung seperti Moto2 dan Moto3. Ezpeleta menekankan pentingnya menjaga sorotan pada kategori junior ini demi meratakan kualitas keseluruhan ajang balap grand prix.

“Investasi untuk membuat bintang-bintang MotoGP lebih besar tidak berarti kami mengabaikan kelas pendukung. Kami ingin keberadaan mereka di paddock lebih baik, lebih setara, dan meningkatkan standar kejuaraan secara keseluruhan,” jelas Ezpeleta.

Rencana perubahan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta muda dari seluruh dunia untuk mengembangkan karier mereka di ajang balap grand prix.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.