Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tengah menggodok sistem kerjasama baru dengan media massa, termasuk pemanfaatan platform digital. Hal ini terungkap dalam pertemuan yang digelar di Balairung Caniago Istano Basa Pagaruyung pada Senin (6/1), yang bertujuan mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan awak media.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Tanah Datar, Dedi Tri Widono, menyampaikan bahwa kerjasama yang dijalin tidak akan mengintervensi independensi wartawan. “Kami tidak pernah membungkam wartawan,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa selama pemberitaan didasarkan pada kebenaran dan fakta, media bebas untuk menyampaikan informasi. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kerjasama ini akan melibatkan persyaratan dan aturan yang disepakati bersama.
Sekretaris Diskominfo, Efrison, saat membuka pertemuan, menekankan betapa krusialnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan informasi yang akurat dan relevan kepada masyarakat luas.
Dedi menggambarkan hubungan ideal antara pemerintah daerah dan media sebagai fondasi yang saling memperkuat. “Kalau boleh diibaratkan, pemerintah daerah itu seperti sebuah menara dan Bapak Ibu wartawan berada di kiri dan kanan yang memperkuatnya, sehingga ketika angin kencang pun tetap berdiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dedi mengumumkan rencana implementasi sistem kerjasama berbasis kontrak, serta pemanfaatan sistem digital atau e-media sebagai bagian dari upaya mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).










