Padang – Bank Nagari perkuat komitmen dukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat. Hal ini ditunjukkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah yang mencapai Rp22,1 miliar hingga kuartal II 2025.
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, mengungkapkan realisasi penyaluran KUR tersebut mencapai 15,29% dari total plafon tahun 2025. Sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, masih mendominasi penyaluran tertinggi.
“Penyaluran tertinggi masih didominasi oleh sektor ekonomi perkebunan, khususnya kelapa sawit,” ujarnya.
Komitmen Bank Nagari juga terlihat dari kunjungan Direktur Keuangan (Dirkeu) Bank Nagari, Roni Edrian, ke sejumlah stand UMKM di Festival Literasi Daerah.
Festival yang diresmikan oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menjadi wadah bagi UMKM untuk memamerkan produk unggulan.
Roni Edrian, didampingi Sekper dan Humas Bank Nagari, berdialog langsung dengan para pelaku UMKM dan membeli berbagai produk kriya.
Bank Nagari juga membuka stand layanan di ajang ini, menawarkan produk tabungan Sikoci dan produk perbankan lainnya.
Selain KUR Syariah, Bank Nagari juga menyalurkan kredit SIMAMAK, program kredit dengan subsidi bunga atau marjin yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Sumbar.
Sejak 2021, Unit Usaha Syariah Bank Nagari konsisten menyalurkan KUR, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membuka lapangan kerja bagi UMKM di Sumatera Barat.
Penyaluran KUR pada kuartal II/2025 meningkat 17,78% dibandingkan kuartal I/2025, menunjukkan tingginya permintaan dan kepercayaan pelaku usaha terhadap pembiayaan syariah dari Bank Nagari.












