Padang – Pemerintah Kota Padang tengah berupaya memulihkan infrastruktur sungai dan irigasi yang terdampak banjir bandang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses normalisasi.

Fokus utama saat ini adalah mengembalikan fungsi sungai dan irigasi seperti semula. “Normalisasi difokuskan untuk mengembalikan fungsi sungai dan irigasi seperti sediakala,” ujar perwakilan PUPR Padang.

Upaya normalisasi sungai dipusatkan di wilayah Kampung Tanjung, Kelurahan Gunung Sarik, serta aliran Batang Kuranji hingga Batu Busuk. Prioritas utama adalah pembersihan material banjir dan perbaikan alur sungai yang mengalami kerusakan.

Selain sungai, normalisasi juga menyasar jaringan irigasi di beberapa wilayah, termasuk Cupak Tangah (Kecamatan Pauh), Kubu Utama Tabing Banda Gadang, dan Gurun Laweh. Proses normalisasi akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan tujuan memastikan efektivitas dan keberlanjutan upaya pemulihan infrastruktur. PUPR Padang menyatakan bahwa proses normalisasi akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan upaya pemulihan infrastruktur.

Pada 17 Desember, Pemerintah Kota Padang mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar sungai dan irigasi untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan,” demikian imbauan dari pemerintah kota.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.