Solok – Pemerintah Kota Solok tengah berupaya meningkatkan efisiensi dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui digitalisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serambi Madinah. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Kota Solok pada tahun 2025.

RSUD Serambi Madinah saat ini tengah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berbasis perangkat lunak Khanza. Inisiatif ini diharapkan dapat mewujudkan pelayanan publik yang lebih modern dan responsif.

Direktur RSUD Serambi Madinah, Dessy Syafril, pada Kamis (11/12/2025) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. “Kami terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, RSUD Serambi Madinah juga berupaya mengintegrasikan layanannya dengan platform SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan. Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kesinambungan pelayanan kesehatan secara nasional.

Inovasi lain yang dihadirkan oleh RSUD Serambi Madinah termasuk penyediaan fasilitas air siap minum dan pendaftaran daring bagi pasien BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN. Pasien umum juga dapat melakukan pendaftaran secara online melalui website resmi rumah sakit.

Menurut Dessy, aplikasi pendaftaran online akan memberikan kemudahan bagi pasien. “Melalui aplikasi tersebut, pasien bisa mendaftar rawat jalan tanpa harus datang langsung ke rumah sakit. Ini membantu mengurangi antrean dan memungkinkan pasien datang sesuai jadwal,” jelasnya.

Selain pendaftaran online, pasien juga dapat mengakses jadwal praktik dokter dan informasi ketersediaan ruang rawat inap. RSUD Serambi Madinah menyediakan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, rawat jalan umum, serta berbagai layanan spesialis.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menekankan pentingnya pengembangan aplikasi dan layanan digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar integrasi antar sistem menjadi prioritas.

“Aplikasi yang dikembangkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi kemudahan akses informasi maupun peningkatan kualitas pelayanan,” tegasnya. Ia menambahkan, “Integrasi antar sistem juga menjadi prioritas agar tidak terjadi tumpang tindih dengan aplikasi dari pemerintah pusat.”

Pemerintah Kota Solok berkomitmen untuk menghadirkan layanan publik yang cepat, transparan, dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Digitalisasi layanan RSUD Serambi Madinah menjadi salah satu program unggulan daerah dalam mewujudkan visi tersebut.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.