Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyampaikan permohonan maaf kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Dharmasraya terkait dugaan ketidaknyamanan saat upacara Hari Sumpah Pemuda. Permohonan maaf ini terkait penempatan tempat duduk undangan.

Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Dharmasraya, Robi Suhendra, bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa Bupati dan Sekretaris Daerah tidak terlibat.

“Saya bertanggung jawab penuh atas hal ini,” kata Robi, Rabu (29/10/2025).

Robi menjelaskan, PWI Dharmasraya telah disiapkan tempat duduk sesuai urutan keprotokolan. Namun, perwakilan PWI menunda untuk duduk saat dipersilakan.

“Tidak benar jika ada tindakan melecehkan atau mengabaikan PWI,” tegasnya.

Menurut Robi, penempatan tamu undangan telah diatur sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan. Barisan depan diperuntukkan bagi unsur Forkopimda.

Pemkab Dharmasraya berjanji akan melakukan evaluasi internal agar pelaksanaan tugas protokoler ke depan semakin profesional.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Robi.

Pihaknya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman dan hubungan baik dengan insan pers tetap terjalin.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.