Sawahlunto – Desa Salak di Kecamatan Talawi, Sawahlunto, tetap menjalankan pemerintahan meski anggaran dari pusat berkurang Rp124 juta.

Kepala Desa Salak, Jeri Rizal, menegaskan efisiensi anggaran tidak akan menghambat kinerja.

Desa Salak memiliki total anggaran Rp2,1 miliar pada 2025, termasuk untuk gaji dan operasional.

Pembangunan fisik tahun ini mencakup ruang pelayanan publik senilai Rp31 juta dan ruang PAUD senilai Rp40 juta. Realisasi anggaran saat ini mencapai 80 persen.

Pemerintah desa berencana meningkatkan ekonomi warga melalui BUMDes dengan usaha ayam petelur sebanyak 1.000 ekor tahun depan.

Koperasi Merah Putih di desa tersebut bergerak di bidang pertambangan, simpan pinjam, dan pembuatan batako dari limbah batubara, memberdayakan 25 UMKM.

Warga Desa Salak rutin bergotong royong sebulan sekali di empat dusun untuk menjaga kebersihan lingkungan. Desa ini memiliki 1.400 jiwa atau 486 KK.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.