Padang Pariaman – Dua warga Korong Kayu Mudo, Nagari Gunuang Padang Alai, selamat dari bencana tanah longsor yang melanda wilayah tersebut, Kamis (27/11) dini hari. Mushala tempat mereka berlindung ambruk ke jurang sedalam 100 meter, namun kedua ibu rumah tangga tersebut berhasil menyelamatkan diri.
Menurut penuturan warga kepada Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat meninjau lokasi bencana, kedua korban selamat berkat keajaiban. Seorang pemuda setempat menyatakan, “Allah-lah yang menggerakan, Pak. Kalau tidak, entahlah, apa yang akan terjadi. Bayangkan saja, mushalla tempat mereka tadi tidur, hancur terbawa longsor ke dalam jurang dengan kedalaman hampir 100 meter.”
Dijelaskan bahwa hujan deras yang terus menerus mengguyur wilayah tersebut menyebabkan tanah di belakang rumah kedua wanita itu menjadi labil dan longsor. Karena khawatir rumah mereka akan ikut tergerus longsor, mereka memutuskan untuk mengungsi dan tidur di mushala yang berada di pinggir jalan.
Namun, sekitar pukul 00.30 WIB, mereka mendengar suara retakan dari bangunan mushala. Merasa ada yang tidak beres, mereka segera keluar dan berlari menjauh. Beberapa saat kemudian, mushala tersebut runtuh dan jatuh ke dalam jurang.
Selain menghancurkan mushala, longsor juga mengakibatkan badan jalan sepanjang 65 meter terban. Akibatnya, puluhan warga atau sekitar tujuh rumah di Korong Kayu Mudo menjadi terisolasi.
Mendengar kisah tersebut, John Kenedy Azis mengungkapkan rasa syukurnya atas keselamatan kedua warga tersebut. “Selaku pribadi dan pemerintah daerah, dia pun mengucapkan selamat kepada kedua ibu rumah yang berhasil lolos dari banana,” ungkapnya.
Menanggapi permintaan warga, John Kenedy Azis berjanji pemerintah daerah akan mengupayakan pembukaan jalan baru sebagai pengganti jalan yang ambruk. Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar, mengingat banyaknya wilayah lain yang juga terdampak bencana tahun ini.
John Kenedy Azis juga memberikan apresiasi atas kerukunan dan gotong royong masyarakat Batu Aguang, termasuk kesediaan mereka untuk menyumbangkan sebagian tanah mereka demi pembangunan jalan baru.
Setelah meninjau Batu Aguang, John Kenedy Azis melanjutkan perjalanan ke Barangan dan Lurah Ampalu untuk melihat kondisi rumah warga yang terancam roboh akibat tertimpa pohon, serta jalan yang tertutup material longsor. Ia juga mengunjungi Korong Kampuang Dama, Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, untuk meninjau lahan pertanian yang rusak akibat banjir.











