Padang – Dr. dr. Rahyussalim, SpOT(K), Subsp.O.T.B., merupakan dosen sekaligus dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi subspesialis tulang belakang di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Ia terus menunjukkan dedikasinya di bidang pendidikan dan kesehatan. Selain aktif sebagai pengajar dan peneliti, ia juga menggagas ajang lari Blue Ocean Minang Run (BOM Run) yang kini telah masuk dalam kalender resmi Dinas Pariwisata Kota Padang.

Dr. Rahyussalim menyelesaikan seluruh jenjang pendidikannya—mulai dari dokter umum, spesialis orthopaedi, subspesialis tulang belakang, hingga program doktoral—di Universitas Indonesia.

Ia pernah menjabat sebagai Koordinator Program Pendidikan Dokter Spesialis FKUI sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Manajer Pendidikan dan Kemahasiswaan Program Dokter Spesialis FKUI.

Di lingkungan akademik, ia aktif dalam kegiatan penelitian serta menjadi pembimbing mahasiswa di Departemen Ilmu Bedah FKUI-RSCM. Pada tahun 2024, ia terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikasmantri (Ikatan Alumni SMAN 3 Padang).

Dalam kapasitas tersebut, ia sering terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, antara lain penyaluran bantuan untuk korban banjir bandang di Sumatera Barat dan pemberian THR bagi warga sekitar SMAN 3 Padang.

BOM Run 2025: Ajang Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi

Diselenggarakan pertama kali pada tahun 2024, Blue Ocean Minang Run (BOM Run) mendapat respons positif dari masyarakat.

Untuk tahun 2025, ajang ini resmi masuk kalender pariwisata Kota Padang dan akan digelar pada 20 April 2025.

Menurut Dr. Rahyussalim, BOM Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga berfungsi sebagai sarana promosi pariwisata dan penggerak ekonomi lokal.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk mendorong UMKM dan mengangkat sektor pariwisata Sumatera Barat,” ujarnya.

Persiapan Telah Mencapai 95 Persen

Ketua Harian PB Ikasmantri Padang, Yulviadi Adek, menyampaikan bahwa persiapan BOM Run 2025 telah mencapai 95 persen.

Seluruh aspek teknis seperti penetapan rute lari, pembuatan jersey, dan desain medali telah dirampungkan.

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Pemerintah Kota Padang dan berbagai instansi terkait demi kelancaran acara.

Sebanyak 2.300 peserta dari berbagai daerah akan ambil bagian dalam tiga kategori lomba, yaitu 5K, 10K, dan 21K.

Total hadiah uang tunai yang disiapkan mencapai Rp100 juta.

Rangkaian Acara BOM Run 2025

Selain lomba lari utama, BOM Run 2025 juga dirangkai dengan beberapa kegiatan pendukung:

  • 18 April 2025: Entrepreneur Festival di Youth Center Padang

  • 19 April 2025: Plogging, kegiatan jalan santai sambil memungut sampah

  • 20 April 2025: Lomba lari utama di sepanjang kawasan pantai Kota Padang

Dukungan Pemerintah dan Fasilitas Keamanan

Kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara direncanakan untuk memeriahkan ajang ini, di antaranya:

  • Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono

  • Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin

  • Wakil Menteri BUMN, Doni Oskaria

  • Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno

Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan peserta, panitia telah menyiapkan tujuh unit ambulans serta posko kesehatan. Selain itu, akan digelar pula bazar UMKM yang menampilkan produk-produk lokal khas Minangkabau.

Dengan persiapan yang hampir rampung, panitia optimistis bahwa BOM Run 2025 akan berlangsung sukses.

Ajang ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.