Jakarta – PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) mengumumkan telah menyalurkan pinjaman sebesar US$ 95 juta atau setara Rp 1,5 triliun kepada entitas anak usahanya di Singapura, Chandra Asri Capital Ptd. Ltd (CAC). Pemberian pinjaman pada 18 Desember 2025 ini bertujuan untuk mengembangkan investasi stasiun pengisian bahan bakar, sekaligus memperkuat posisi grup dalam bisnis energi di Singapura. Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin, 22 Desember 2025.
Manajemen Chandra Asri menjelaskan, pinjaman tersebut memiliki jangka waktu hingga 31 Desember 2025. Investasi pada stasiun pengisian bahan bakar diharapkan dapat mengoptimalkan investasi perseroan secara berkelanjutan dan mendongkrak sinergi bisnis di masa depan.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari ekspansi Chandra Asri di Singapura. Sebelumnya, pada November 2025, perseroan melalui anak usahanya, Aster Asia Alpha Pte. Ltd., telah membentuk dua perusahaan baru, yaitu Aster Port and Terminal Pte Ltd. (APT) dan Aster Power Pte. Ltd. (APPL). Pembentukan kedua entitas ini membutuhkan modal total US$ 140 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun.
Kebutuhan modal untuk APT dan APPL tersebut telah dipenuhi oleh anak usaha Chandra Asri lainnya, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), pada 20 November 2025. Dana yang disalurkan meliputi US$ 80 juta untuk APT dan US$ 60 juta untuk APPL. Pendanaan ini bertujuan memastikan kegiatan operasional APT dan APPL dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, seluruh upaya pendanaan dan pembentukan entitas baru ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat sinergi dan ekspansi usaha. Manajemen berharap langkah-langkah ini dapat menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi Grup Chandra Asri.










