London – Bek legendaris Liverpool, Jamie Carragher, menyatakan bahwa penyerang Viktor Gyokeres “seharusnya tidak menjadi starter untuk Arsenal” dan menegaskan bahwa Gabriel Jesus adalah pilihan yang jauh lebih baik bagi pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris.
Pernyataan Carragher muncul setelah Arsenal mengukuhkan dominasi mereka dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Aston Villa pada Rabu (31/12). Dalam laga tersebut, Gyokeres gagal mencetak gol sebelum Mikel Arteta menariknya keluar pada menit ke-77 dan menggantinya dengan Gabriel Jesus yang baru pulih dari cedera.
Striker asal Brasil itu langsung memberikan dampak positif dengan mencetak gol hanya satu menit setelah masuk lapangan, pada menit ke-78. Momen ini membuat Carragher mempertanyakan kemampuan Gyokeres untuk menjadi ujung tombak utama The Gunners.
“Gyokeres seharusnya tidak menjadi starter untuk Arsenal, ketika mereka memiliki pemain seperti ini (Gabriel Jesus). Saya pikir dalam beberapa pertandingan lagi, Jesus mungkin lebih siap, dia akan menjadi pemain yang lebih baik daripada Gyokeres. Itu fakta,” kata Carragher.
“Dia (Jesus) pernah dipertanyakan sebelumnya dengan mengatakan ‘apakah dia cukup bagus untuk Arsenal menjuarai liga?’, tetapi saat ini dia lebih baik daripada pemain yang mereka datangkan (Gyokeres), yang mereka kira akan memenangkan liga untuk mereka.”
Gabriel Jesus, mantan pilar Manchester City, telah absen hampir setahun karena cedera ACL. Ia kembali bergabung dengan tim utama Arsenal bersama Kai Havertz, yang juga melakukan penampilan pertamanya di skuad sejak Agustus dalam pertandingan melawan Villa tersebut.
Meskipun kedatangan Gyokeres sangat dinantikan untuk memimpin serangan tim London Utara ini, pemain berusia 27 tahun itu justru mengalami awal yang kurang meyakinkan di Inggris, hanya mencetak lima gol liga, dengan dua di antaranya merupakan penalti.
Carragher mengklaim bahwa striker tim nasional Swedia itu bukanlah pilihan terbaik di lini depan Arsenal. Legenda hidup rival Arsenal ini justru lebih memilih dua penyerang yang dimiliki The Gunners sebelumnya.
“Jesus atau Havertz sebagai striker tengah adalah pemain yang lebih baik daripada Gyokeres. Dia kurang memiliki kehalusan dan kualitas jika Anda memikirkan apa yang mereka miliki di bangku cadangan,” lanjut Carragher.
“Saya pikir Arsenal perlu meningkatkan performa Gyokeres dan mereka memiliki pemain yang mampu melakukannya, yaitu Gabriel Jesus,” tutup pundit kelahiran Merseyside berusia 47 tahun tersebut.












