Canduang – Yayasan Pendidikan Peduli Anak Yatim Piatu (AYP) Jorong Lasi Mudo, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, menggelar wisuda tahfidz ke-2, Minggu (4/1), sebagai upaya strategis dalam membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia. Acara ini menandai komitmen yayasan dalam mencetak hafiz dan hafizah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kuat.

Sebanyak 19 santri, terdiri dari laki-laki dan perempuan, mengikuti prosesi wisuda dalam haflah Al-Quran tersebut. Ketua Yayasan Pendidikan Peduli Anak Yatim Piatu, Jamhur Sairin, menjelaskan bahwa para santri yang diwisuda telah menyelesaikan hafalan Al-Quran dengan tingkatan yang beragam, mulai dari 1 hingga 5 juz.

Acara wisuda diawali dengan pawai ta’ruf yang dilepas secara resmi oleh Walinagari Lasi, Adrizal. Dalam sambutannya, Adrizal menyampaikan apresiasi atas kinerja Yayasan Pendidikan Peduli AYP sebagai salah satu pondok Al-Quran yang memiliki manajemen yang baik di Nagari Lasi. “Atas nama pemerintah nagari kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para donatur baik di kampung maupun di rantau yang sudah ikut berpartisipasi aktif mendukung kegiatan wisuda tahfidz,” ujarnya.

Muhammad Khairul Miftah, perwakilan dari Kepala KUA Kecamatan Canduang, menyampaikan keyakinannya bahwa lantunan ayat suci Al-Quran memiliki kekuatan untuk menjaga keamanan dan ketentraman suatu wilayah. Ia meyakini bahwa keberadaan lantunan ayat suci Al-Quran dapat menjadi benteng pertahanan dari ketentuan Allah untuk menghancurkan suatu negeri.

Jamhur Sairin menekankan bahwa wisuda tahfidz ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, serta menghilangkan segala bentuk perbedaan. Ia mengutip pesan dari ulama besar Inyiak Djambek, yang menekankan pentingnya bagi generasi muda Islam untuk menjadi pemimpin yang kompeten di berbagai bidang. “Melalui wisuda tahfidz ini mari kita bangun persamaan, dan kita hilangkan segala perbedaan,” katanya.

Tokoh masyarakat Nagari Lasi, Jamalul Ihsan Dt. Sari, menyampaikan harapannya agar pendidikan agama di Yayasan Pendidikan Peduli AYP dapat menghasilkan pemimpin yang berakhlakulkarimah di masa depan. Pemerintah Nagari Lasi menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan tahfidz dengan mengalokasikan dana untuk menunjang proses pembelajaran, honor guru, dan uang transport. Adrizal berharap agar rumah tahfidz peduli anak yatim piatu semakin maju dari waktu ke waktu.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.