Payakumbuh – Siswa korban banjir dan longsor di Sumatera Barat mendapatkan bantuan biaya sekolah dari pemerintah provinsi. Kebijakan ini berlaku untuk siswa SMA dan SMK negeri maupun swasta.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah IV Sumbar, Syafruddin Ucok, mengatakan pembebasan biaya sekolah berlaku di Kabupaten Tanah Datar, 50 Kota, dan Payakumbuh.
“Puncak cobaan itu tanggal 27 November, besoknya kami langsung bergerak ke lokasi banjir dan longsor,” kata Ucok, Kamis (30/11/2023).
Tiga lokasi terparah di wilayah IV adalah Batipuh, Malalo, dan Sumpur. Pemerintah memastikan semua siswa terdampak menjadi fokus perhatian.
Pendataan mencatat 78 siswa SMA N 1 Batipuh terdampak. Tujuh siswa di antaranya belum bisa dihubungi.
Selain itu, 13 rumah siswa hanyut dan rusak parah, 21 siswa mengungsi, dan 34 rumah siswa tidak bisa diakses.
Selain pembebasan biaya sekolah, Cabdin Wilayah IV Sumbar juga menyerahkan bantuan logistik. Bantuan berupa bahan makanan, air mineral, mie instan, telur, pakaian, dan selimut.
Ucok mengkoordinasikan jajarannya untuk menggalang bantuan lebih lanjut, baik berupa uang maupun barang, untuk korban dan keluarga siswa.











