Padang – Inflasi tahunan Sumatera Barat mencapai 4,52% pada Oktober 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di angka 111,04.

Kabupaten Pasaman Barat mengalami inflasi tertinggi, yaitu 6,67%. Sementara itu, Kota Padang mencatatkan inflasi terendah dengan angka 3,90%.

Kenaikan harga makanan, minuman, dan tembakau menjadi pendorong utama inflasi. BPS mencatat kelompok ini naik hingga 8,55%.

Kelompok pengeluaran lain seperti pakaian, perumahan, transportasi, dan pendidikan juga mengalami kenaikan harga.

Inflasi bulanan Sumatera Barat tercatat 0,40% pada Oktober 2025. Inflasi tahun berjalan hingga Oktober 2025 sebesar 3,87%.

Cabai merah, emas perhiasan, dan mobil menjadi komoditas penyumbang inflasi tahunan. Bawang merah dan kentang justru menyumbang deflasi.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.