Painan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berupaya memulihkan kondisi warganya pasca bencana banjir dan tanah longsor dengan menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH). Bantuan ini ditujukan bagi warga Kecamatan IV Nagari Bayang Utara yang terdampak bencana.
Bertempat di Kantor Camat IV Nagari Bayang Utara, prosesi penyerahan DTH dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah. Syahrizal Antoni, Asisten I Setdakab Pesisir Selatan, Mulyandri, Plt Kepala Pelaksana BPBD, Wendi, Kepala Diskominfo, Darmadi, Plt Camat IV Nagari Bayang Utara, serta perwakilan dari Forkopimca turut hadir dalam acara tersebut.
Hendrajoni, Bupati Pesisir Selatan, menjelaskan sumber dana bantuan tersebut. “Saya berharap agar bantuan dana tunggu hunian ini dipergunakan sesuai ketentuan yaitu membayar sewa rumah menjelang selesainya Huntara,” ujarnya, menekankan bahwa dana DTH berasal dari pemerintah pusat melalui Dana Siap Pakai BNPB dan disalurkan melalui BRI sebesar Rp600 ribu per KK per bulan selama enam bulan, langsung ke rekening penerima. Ia juga menegaskan bahwa penerima DTH adalah mereka yang tidak tinggal di posko pengungsian.
Mulyandri, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyaluran bantuan. Ia menjelaskan bahwa di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, terdapat 35 KK yang menerima DTH. “Ya, bantuan DTH bagi korban berncana banjir dan tanah longsor di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara itu berasal dari pemerintah pusat melalui Dana Siap Pakai BNPB yang penyalurannya dilakukan oleh BRI,” ungkapnya. Bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap, masing-masing Rp1.800.000 per KK untuk tiga bulan, dan penerima tersebar di tiga nagari, yaitu Pancung Taba, Dilan, dan Limau Gadang.










