Pesisir Selatan – Ratusan siswa SMPN 7 Sutera mengeluhkan kualitas makanan yang buruk, termasuk temuan makanan berulat. Keluhan ini muncul saat Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengunjungi sekolah berasrama tersebut, Jumat (19/9/2025).
Para siswa menilai menu makanan tidak variatif dan kurang higienis.
Padahal, sekolah menerima anggaran Rp2,3 miliar dari APBD Pesisir Selatan untuk makan siang dan sarapan siswa.
Bupati Hendrajoni berjanji akan mengevaluasi pengadaan makanan dan minuman di sekolah. “Kami akan memastikan segera dilakukan evaluasi agar pelayanan terhadap siswa lebih baik,” ujarnya.
Pengadaan makanan selama ini dilakukan oleh PT Mitra Langkisau Sejahtera.
Anggota DPRD Pesisir Selatan, Syafriyon, turut menyoroti masalah ini dan mendesak pembenahan fasilitas asrama.
Syafriyon menyatakan siap mendorong bupati untuk melakukan pembenahan, tidak hanya terkait makanan dan minuman, tetapi juga peningkatan fasilitas asrama.
Dukungan masyarakat mengindikasikan masalah ini bukan hanya urusan internal sekolah.











