Dharmasraya – Ribuan anggota keluarga memadati Masjid Agung Dharmasraya pada Selasa malam (1/7/2025) untuk menyambut kepulangan jamaah haji Kabupaten Dharmasraya. Lokasi ini menjadi titik persinggahan terakhir para jamaah sebelum kembali ke rumah masing-masing setelah menunaikan ibadah haji.

Suasana haru dan sukacita menyelimuti area masjid saat para jamaah tiba, diwarnai pelukan hangat, air mata kebahagiaan, dan ucapan syukur setelah lebih dari 40 hari menjalani ibadah haji.

Dalam sambutannya, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas selesainya perjalanan spiritual para jamaah. “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kekaguman dan rasa harunya melihat semangat para jamaah yang telah berhasil menunaikan rukun Islam kelima. “Malam ini saya merasakan energi Mekah. Bapak-bapak dan ibu-ibu adalah orang-orang paling beruntung—menjadi kebanggaan keluarga sekaligus kebanggaan Kabupaten Dharmasraya,” tuturnya.

Annisa menitipkan harapan dan doanya kepada para jamaah. “Mohon doakan kami yang belum mendapat panggilan ke tanah suci. Dan mohon doa untuk kebaikan Dharmasraya, agar terus diberi keberkahan dan kemajuan,” tambahnya. Tak lupa, Bupati Annisa menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh unsur penyelenggara ibadah haji 1446 H. “Terima kasih kepada Kepala Kantor Kemenag, TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta seluruh petugas haji yang telah menjalankan pelayanan kepada jamaah dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Dharmasraya, H. Masdan, melaporkan bahwa dari 182 jamaah haji yang diberangkatkan tahun ini, 174 orang telah kembali pada Selasa (1/7/2025). Ia menambahkan, enam jamaah lainnya tergabung dalam Kloter 15 dan dijadwalkan tiba pada 9 Juli mendatang. H. Masdan juga menyampaikan kabar duka atas wafatnya dua jamaah haji. “Satu jamaah wafat di Mekah sehari sebelum Arafah, dan satu lagi wafat di Padang usai kepulangan. Mari kita doakan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan ketabahan,” ucap Masdan.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Dharmasraya, Kaspul Asral, mengajak para haji yang telah kembali untuk tetap menjaga ukhuwah dan semangat ibadah dengan bergabung dalam Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Dharmasraya. “IPHI adalah wadah untuk menjaga silaturahmi dan pembinaan pasca haji. Kami berharap semangat yang dibawa dari tanah suci dapat terus dirawat dan ditularkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.